| |
Nasionalisme senilai satu kali makan gratis.
Untuk ke dua kalinya dalam dua tahun berturut-turut, mengikuti acara detik-detik hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Kedutaan, dalam kurun waktu yang cukup lama, sejak pindah belajar di negeri kinanah ini (Mesir).
Dulu, sejak awal berada disini, sampai sebelum kerja, 17 Agustus tidak menjadi satu hari yang special, hari itu terlewat begitu saja tanpa arti. Kalaupun ada, merasakan meriahnya acara 17 Agustusan bukan dalam acara formal pengibaran sang Saka, tapi lebih kepada meriahnya panggung gembira dalam rangka 17-an dan selain itu tidak.
Tahun ini, 17 Agustus jatuh pada hari jumat, dimana untuk Mesir dan beberapa negara timur tengah lainnya, hari jumat adalah hari libur mingguan –tidak seperti di Indonesia, yang hari libur mingguannya jatuh setiap hari minggu.– Di hari libur tersebut, dengan menggunakan pakaian resmi, kemeja putih dengan celana hitam, untuk masyarakat Indonesia, dan berjas hitam serta berkopiah untuk staff kedutaan dan afiliasi, masyarakat Indonesia di Mesir berkumpul di kedutaan besar Republik Indonesia di Mesir di Garden City, Cairo.
Sewaktu menunggu acara detik-detik proklamasi di mulai, saya dan teman-teman berkumpul di satu pojok di dalam kedutaan, sambil melihat keceriaan anak-anak kecil yang berlarian kesana kemari, memperhatikan para bapak-bapak staff kedutaan yang baru sampai dengan kendaraan mewahnya, tersenyum melihat panitia yang sibuk mengatur segala hal untuk lancarnya acara nanti.
Seorang teman bilang “tumben loe ikut acara kaya ginian di KBRI, berjas pula", Jawab “iya nih, padahal harusnya hari jumat gini, pagi masi tidur.” Jawaban tersebut di amini oleh beberapa teman, bahkan oleh beberapa orang bapak yang bekerja di KBRI. Selain karna hari jumat, untuk kalangan pelajar Indonesia di Mesir, letak kedutaan besar yang jauh dari tempat tinggal menjadi salah satu alasan untuk tidak hadir dalam acara-acara seperti ini.
Salah seorang temanpun bergumam “yah walau harus bangun pagi banget dan mengejar bus di pagi hari, tapi kan lumayan, dapat makan nasi kuning gratis,” kamipun terkekeh-kekeh tertawa setuju dengan ucapan teman tersebut.
Acara detik-detik proklamasipun di mulai, diawali dengan pengibaran sang Saka Merah Putih oleh pasukan PASKIBRA dari murid-murid Sekolah Indonesia Cairo sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya satu stanza. Khidmatnya pengibaran, membuat diri secara reflek teringat kepada pelajaran sejarah tentang kemerdekaan, dan juga film-film perjuangan Indonesia. Lucu
memang, tapi sadar atau tidak, saya tidak hidup dalam masa-masa perjuangan dahulu, saya tahu dan menghargai perjuangan para pejuang kemerdekaan melalui cerita, pelajaran maupun film-film yang bercerita tentang perjuangan mereka dalam merebut kemerdekaan.
Terbersit satu pertanyaan, “Apakah kita memang sudah Merdeka?,” Melihat kepada kondisi faktual dimana ketimpangan disana sini masi begitu jelas terlihat, melihat penjajahan para pemilik modal usaha “besar” terhadap pengusaha kecil, melihat kepada sistem penjajahan lain dengan senjata non peluru?
Pertanyaan lain pun timbul “Apakah mengenang para pejuang cuma sebatas kepada mereka-mereka yang ikut dalam peperangan dan lainnya pada jaman itu?” Sedikit rasa sedih bercampur dengan rasa haru yang timbul oleh khidmatnya acara.
Tidak! Saya, Kami sudah merdeka! Walaupun kami melihat kenyataan bahwa penjajahan dalam
bentuk lain masi ada. Kami sudah merdeka, merdeka dari penjajahan negara lain secara militer, sosial budaya, pendidikan dan banyak hal lain. Setidaknya saya merasa bahwa saya sudah merdeka, merdeka berkat jasa-jasa mereka para pejuang kemerdekaan. Kondisi faktual saat ini dimana kita sering menyebut bahwa kita terjajah oleh hal lain bagi saya adalah sebuah kemerdekaan dan kebebasan yang di dapat setelah kita merdeka pada tahun 1945.
Saya, kita tidak lagi harus takut untuk memilih dan menentukan bagaimana saya sebagai seorang rakyat dari bangsa yang merdeka harus hidup, saya bisa dengan bebas memilih apa yang saya akan ambil dalam melangkah kedepan dalam hidup saya. Apabilapun setelah itu timbul halangan yang di lakukan oleh apa yg kita sebut sebagai penjajahan setelah kita merdeka pada tahun 1945, perjuangan saya, kami dan mereka untuk melewati halangan dan rintangan tersebut yang menjadikan kita sebagai salah satu PEJUANG KEMERDEKAAN! Menjawab pertanyaan kedua yang timbul di atas.
Yah sadar atau tidak, disaat kita merasakan bahwa kita masi terbelengu pada saat ini oleh penjajahan-penjajahan dalam bentuk lain setelah bangsa kita merdeka, menjadikan kita dan mereka sebagai para pejuang. Setidaknya hal ini satu kesadaraan yang saya rasakan dan mungkin beberapa teman yang hadir pada saat itu setelah sang Saka terkibar dengan gagahnya.
Pembacaan teks proklamasi, satu statemen bangsa yang di bacakan oleh dua orang pendiri republik ini Soekarno dan Hatta, statemen dimana rakyat Indonesia dengan lantang berbicara
kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang merdeka. Ntah mengapa, kembali saya merasakan satu kesedihan, kesedihan membayangkan apabila para founding father bangsa ini tahu keadaan saat ini, dimana kemerdekaan yang telah mereka perjuangkan tidak di jaga dan tetap di perjuangkan. Melihat kepada kondisi bangsa ini saat ini, mereka mungkin akan bersedih, tapi kemudian, kesedihan saya kembali hilang, karna saya yakin, mereka akan tersenyum dan mungkin juga terharu, bahwa kemerdekaan yang mereka perjuangkan tidak terbuang sia-sia, melihat kepada bangsa ini yang terus berjuang dalam menjaga kemerdekaan dari penjajahan-penjajahan lain. Terharu membaca artikel-artikel, maupun sikap tentang kekecewaan yang berisi pertanyaan “Apakah kita sudah merasa merdeka?” Karna disadari atau tidak, artikel dan perasaan tersebut menandakan bahwa kita dalam keadaan merdeka dan berjalan meneruskan perjuangan mereka dalam menjaga kemerdekaan republik ini.
Acara detik-detik Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia selesai setelah mendengarkan aubade lagu-lagu perjuangan, dan di lanjutkan dengan sarapan pagi nasi kuning gratis yang disediakan oleh kedutaan, sambil bertatap muka dan ngobrol dengan para staff kedutaan serta teman-teman yang hadir pada acara ini. Keceriaan teman-teman yang ikut lomba memasak nasi goreng, serta penjurian lomba membuat nasi tumpeng, menghiasi keceriaan hari yang special ini. Saya termangu, yah inilah wajah-wajah mereka yang sudah merdeka, sudah merdeka dan menjadi penerus dalam menjaga dan meneruskan estafet perjuangan.
Ternyata rasa Nasionalisme saya dan teman-teman tidak bisa di katakan seharga satu kali makan gratis.
MERDEKA!
morning headache
when im on my way to work, i always use public transportation, there are two kind of public transportation here in egypt that i always choose wherever i go. First, a minibus, we call it here Eltramko, and the second one is the subway. I always choose two of them because; eltramko are smaller than a bus, which mean, it can move easely on the traffic, well the craziest driver ever here in egypt is the eltramko driver, they dont care others except they got full passenger on their car, also using horn like abstract music, the driver hits the horn every 1 minutes, wether there are car beside or infront, they just seem like it.. sometimes its annoy me, especially in the morning.. gosh.. make me got headache!
Thats the bad side, the bright side is, using this kind of transportation make you arrive in times, coz they move so fast even in the traffic jam.. i always pray when im in that minibus, pray so i can arrive at my work safely, coz you cant do anything except that.
This morning, there is old lady infront of me, she beg to the drivers to stop on the left side of the road, the right side to stop is on the right, not on the left, the driver answer it with NO, but the old lady argue that if the driver do that stop, he’s helping her, coz she’s already late.. they argue and argue.. in the end, the driver stop like the old lady want to. most people on that minibus did not agree with that old lady, coz that will coz her life and other people life in the minibus. The place where the old lady ask to stop is not a bus stop, its in the middle of the busy traffic, which mean, others car running so fast.. and she asked top stop on the false side?
Is what she said that its help her becoz of her late to work and make other in danger is really helping her? well i dont think so..
This thing are happen daily, and one of the reason why the traffic jam in cairo like unresolve mystery, the drivers and the people didnt want to fix or solve the problem from their self..
huhu..
Messy
What will you do if you are in situation where you are in too deep into troubles that you made by yourself? At the beginning it started as a cover for what you do, then another thing come up, and you should cover it either. The patern keep going and going until one day, you realize that you are in a very deep sh!t situatuin.
Would you try to cover it again like you always did? Making worse becoming nitemare? And nitemare becoming disaster? Or you face it, tell the truth.
If you choose the first option, the usual one, you can run away or atleas fix the problem, for the moment, because its already inside you, thats act becoming what you are. But the problem wont go away for long, it will come again and again.
The second option, face it, tell the truth, the whole world will know, and hopefully other will feel sorry and give their sympthy for being honest and brave enough to face the world that you afraid of all this times..
From the first option, the result will be easier for short term, but will be catastropic when other know or realize thats what you are doin not like something you should do.
The second, like i said before, maybe positive opinion will rise again you, or maybe worse. nobody would believe you anymore.
In both case, life must go on, this come out if you see thing positively. Negative side?.. I dont think i want to talk about it.
Im in too deep.. im messing around with my life.. gosh..
Kau Masih Kekasihku
Kau Masih Kekasihku
Song by: Naff
jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku
tak bisa ku tahan laju alir
untuk semua kenangan yang berlalu
hembuskan sepi
merobek hati
meski raga ini tak lagi milikmu
namun di dalam hatiku sungguh engkau hidup
entah sampai kapan
ku tahankan rasa cinta ini
jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku
dan ku berharap semua ini
bukanlah kekeliruan seperti yang kukira
seumur hidupku
akan menjadi doa untukmu
jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku
andai saja waktu bisa terulang kembali
akan kuserahkan hidupku di sisimu
namun ku tahu itu takkan mungkin terjadi
rasa ini menyiksaku
sungguh sungguh menyiksaku
jauh di lubuk hatiku
masih terukir namamu
jauh di dasar jiwaku
engkau masih kekasihku
====================
Akhirnya ku menemukanmu
Song By: Naff
Akhirnya, ku menemukanmu,
saat hati, ini, mulai meragu
Akhirnya, ku menemukanmu,
saat raga, ini, ingin berlabuh
[*:]
Ku berharap, engkaulah,
jawaban, s’gala risau hatiku,
dan biarkan, diriku,
mencintaimu, hingga ujung usiaku
[Reff:]
Jika nanti ku sanding dirimu,
miliki aku dengan segala kelemahanku
Dan bila nanti engkau di sam-pingku,
jangan pernah letih, ‘tuk mencintaiku…
Akhirnya, ku menemukanmu,
saat hati, ini, mulai meragu
[*]
[Interlude]
[Reff] (x2)
Akhirnya, ku menemukanmu…
Well I Dont!!
This is old jokes, but i still found it very funny, well actually for the past 1 week, everytime i read this one, i never stop laughing..
English Version:
Three Vampires
Once upon a time, three vampires met in some place in night. Apparently, each one of them was boasting about their vampiric abilities to one another.
Vampire A said, “Look at that mansion over there! I can finish all of its inhabitants within 10 minutes!”
And so he flew to the mansion, and 9 minutes later, he came back with his mouth filled with blood, looking satisfied with himself.
Vampire B then said, “Bah! Look at that village over there! Give me 5 minutes!”
He flew to the village, returned at the next 5 minutes, with his mouth filled with dripping red blood.
Vampire C then yelled, “Pffft! Look at the TOWN over there! Give me 3 minutes!”
He flew to the direction of the town, and one minute later, he returned with his mouth filled with blood.
Vampire A and B stared at him with amazement, then immediately asked, “How come you have such speed, friend?”
Vampire C pointed at a direction, then asked them, “Do you see a building over there?”
“Yes!” answered A and B.
“Well I DON’T!!!”
Indonesian Version:
Ada 3 drakula, mereka bikin kompetisi siapa yang paling jago.
Drakula yang paling muda dapet kesempetan duluan. Tiba-tiba dia lari secepat kilat, terus 10 menit udah balik lagi.
Mukanya penuh lumuran darah, seringainya serem. Terus dia ngomong :
“Kalian liat desa diseberang bukit itu?”
Yang dua mengangguk, “Iya, liat.” desa itu…habiissss !!!! kata yang paling muda sambil tertawa serem.
Mendengar itu drakula yang paling tua panas… dia juga pergi sekelebat,
terus 5 menit udah balik, mukanya juga penuh sama cucuran darah.
“Kalian liat kota yang itu ?", katanya sambil mukanya nunjukin bangga banget.
“Iya, liat!", yang dua mengangguk berbarengan.
“Kota itu juga habiiissssss!", kata yang paling tua sambil tertawa serem.
Akhirnya drakula yang satunya lagi tambah panas, dia juga pengen show of force. Dia juga lari sekelebat. Temennya yang dua terperanjat, soalnya belum sampe satu menit udah balik, dengan penuh cucuran darah
dimukanya… Temennya yang dua membatin, “Gila nich drakula! …sangar amat… ternyata dia yang paling jago". Sambil ngos-ngosan dia teriak,
“Kalian liat tiang listrik itu?” Liat!..Liat!…. Liat.. Kenapa?", kata yang laen dengan nada kagum…..
“Gua kagak liat!!!!”
|
|
|
| Recent
News
.
About Me
.
Shout Box
.
Latest Entry
August 2008
| S |
M |
T |
W |
T |
F |
S |
| « Aug |
|
|
| | 1 | 2 |
| 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |
| 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 |
| 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 |
| 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 |
| 31 |
|
.
Sekilas Ayat
Warning: include() [ function.include]: URL file-access is disabled in the server configuration in /home/lamore/public_html/index.php on line 189
Warning: include(http://man.without.name/qt/quote.php) [ function.include]: failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/lamore/public_html/index.php on line 189
Warning: include() [ function.include]: Failed opening 'http://man.without.name/qt/quote.php' for inclusion (include_path='.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php') in /home/lamore/public_html/index.php on line 189
.
Thank to:
.
Get Paid?
.
World Wide Web
.
My Banner
.
Banner Corner
.
Blog Status
People Online: 3
Today's Visitors: 54
Total Visitors: 148,837
Total Hits: 337,475
.
Copyright Protected
. |
|
|